Tips Fakta Bahaya Anak Kecil Minum Kopi Hitam

Tips Fakta Bahaya Anak Kecil Minum Kopi Hitam

 

Bagi orang ddewasa, anak kecil atau remaja pun mungkin sudah ada yang mulai icip-icip kopi hitam. Mulai dari kopi kemasan sachet yang di blender dengan es dan dijual diwarung, hingga kopi mahal yang diniagakan di pusat perbelanjaan.
bahaya minum kopi berkafein untuk anak
Kopi hitam, teh, cokelat, dan beberapa minuman ringan mengandung zat pahit bernama kafein. Zat tersebut banyak memengaruhi metabolisme tubuh, seperti merangsang sistem saraf pusat, membuat kita lebih waspada, dan memberikan tambahna energi. Pada anak kecil, kafein pada kopi hitam dan minuman lainnya bisa menimbulkan berbagai efek berikut ini :

1. Minuman berkafein sering kali mengandung kalori kosong, alias kalori yang tidak memberikan nutrisi apa akibatnya, anak-anak akan menimbun kalori namun tidak mendapatkan vitamin dan mineral yang mereka butuhkan dari sumber yang sehat, hingga bisa membuat mereka berisiko kekurangan gizi.

2. Kafein pada kopi hitam dan minumlah lainnya bersifat diuretik, artinya tubuh bisa kehilangan banyak air melalui urine hingga berisiko menyebabkan dehidrasi.

3. Terlalu banyak mengonsumsi kafein seperti kopi hitam dapat menyebabkan insomnia, gelisah, sakit perut, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, dan peningkatan denyut jantung. Pada anak-anak yang lebih muda, gejala ini bisa terjadi walau hanya mengonsumsi sedikit minuman berkafein.

4. Terlalu banyak minum minuman berkafein dapat mengganggu penyerapan kalsium pada tulang. Akibatnya, pertumbuhan tulang yang tepat pada anak dan remajapun terganggu.

5. Tanpa kita sadari, minuman berkafein memiliki kandungan gula yang tinggi, hal tersebut dapat menyebabkan karies atau gigi berlubang.

6. Kopi hitam yang dicampur dengan sirup, gula, krim kocok atau whipped cream, dan saus karamel mengandung kalori yang banyak. Jika buah hati makan lebih banyak kalori dari kebutuhan tubuhnya, kalori yang tersisa akan berubah menjadi lemak. Terlalu banyak lemak dalam tubuh pun dapat menyebabkan masalah kesehatan.

7. Kebiasaan mengkonsumsi kafein secara rutin dalam jumlah banyak dapat menimbulkan efek samping saat kita berhenti. Berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, depresi sementara, dan mudah tersinggung, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kafein dalam jumlah banyak.

8. kafein dapat memperberat maslah jantung dan gangguan saraf.

Anak-anak atau remaja mengonsumsi kafein sebenarnya boleh-boleh saja. Di Indonesia belum terdapat batasan konsumi kafein yang diperbolehkan, namun berdasarkan Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat (The American Academy Of Pediatrics), batas konsumsi kafein adalah tidak lebih dari 45 mg untuk anak usia 4-6 tahun, 62,5 mg untuk usia 7-9 tahun, dan 85 mg untuk anak 10-12 tahun. Selain itu, perlu juga diperhatikan jika kopi hitam sungguhan seperti espresso, cappuccino, dan latte, disarankan baru boleh diminum oleh remaja usia 18 tahun. Konsultasikan dengan dokter gizi anak anda tentang dosis kafein yang diperbolehkan untuk konsumsi anak Indonesia.

Semoga Bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *