Artikel Kesehatan

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Diare, Ini Anjurannya

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Diare, Ini Anjurannya

Diare dapat menyerang siapa saja dan bertahan selama beberapa hari, sehingga mengganggu aktivitas sehari hari anda. Makanan untuk diare sangat berguna dalam membantu meredakan gejala encernya tinja dan frekuensi buang air besar yang lebih sering dibanding biasanya. Dengan memilih makanan yang tepat, diare bisa reda dan aktivitas kembali seperti semula.

Penyebab diare ada bermacam macam, namun yang paling sering terjadi adalah kebiasaan buruk yang kita lakukan, seperti mengonsumsi makanan yang tidak bersih dan malam mencuci tangan. Hal ini membuat usus mengalami infeksi akibat virus, bakteri, atau parasit yang masuk kedalam perut sehingga tubuh terserang diare.

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Diare, Ini Anjurannya

Untuk mengatasi dan meringankan diare, anda harus jeli dalam memilih makanan dan minuman pendamping diare agar tidak semakin parah.

Makanan dan Minuman Yang Wajib Dikonsumsi Ketika Diare

Saat terkena diare, disarankan untuk mengonsumsi hidangan sederhana dan tidak mengandung bumbu terutama dalam kurun waktu 24 jam pertama sejak mengalami diare. Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan atau minuman yang mengandung probiotik dapat mempercepat penyembuhan diare. Ada beberapa jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat diare, diantaranya :

1. Diet BRAT
BRAT merupakan singkatan dari Banana (pisang), rice (nasi), Applesauce (saus apel atau apel yang dihaluskan), dan Toast (roti panggang). Pola makanan ini baik untuk penderita diare, karena memiliki kandungan serat protein, dan lemak yang rendah, sehingga baik bagi organ pencernaan yang sedang bermasalah. Jenis makanan yang dikonsumsi pada pola makan BRAT lebih mudah dicerna dan mampu memadatkan tinja untuk mengurangi diare berkelanjutan.

Selain empat makanan tersebut, terdapat makanan lain yang juga termasuk ke dalam diet BRAT, meliputi :
>> Kentang rebus
>> Roti pretzel
>> Ayam panggang tanpa kulit dan lemak
>> Sereal, oatmeal dan gandum
>> Biskuit

Menu diatas baik dikonsumsi untuk orang dewasa, namun, tidak dianjurkan untuk bayi dan anak anak karena bisa menyebabkan kekurangan gizi. Selain itu, setelah gejala diare mambaik, disarankan untuk kembali mengonsumsi pola makan gizi seimbang yang terjaga kebersihan dan higienitasnya. Diet BRAT tidak disarankan untuk jangka panjang.

2. Mengonsumsi Makanan Berubah
Ketika anda terserang diare, cobalah untuk terus mengonsumsi cairan melalui makanan yang berkuah. Makanan lezat berkuah yang bisa anda konsumsi saat diare, antara lain sup ayam dan sup sapi.

3. Konsumsi Cairan Yang Tepat
Diare bisa membuat tubuh anda kehilangan banyak cairan dan ion tubuh. Jika tidak segera diatasi, anda dapat mengalami dehidrasi yang bisa berakibat fatal. Untuk menggantikan cairan dan ion tubuh yang hilang ketika diare, anda dapat mengatasinya dengan meminum cairan isotonik yang mengandung elektrolit. Untuk anak yang mengalami diare, anda dapat memberikan cairan oralit.

Makanan Yang Perlu Dihindari Saat Diare

Jika anda mengalami diare dan tidak ingin penyakit ini bertambah parah. Anda perlu menghindari beberapa makanan dan minuman yang dapat memperburuk diare. Berikit daftar makanan yang pantang dikonsumsi selama diare :
1. Makanan berminyak dan berlemak
Menurut penelitian, makanan berminyak dan berlemak dapat menegangkan otot dinding saluran cerna, sehingga menyebabkan diare semakin parah. Makanan berminyak dan berlemak bisa memperlambat pengosongan lambung yang membuat anda terasa kembung.

2. Produk Olahan Susu
Jika anda sedang mengalami diare, disarankan untuk menghentikan konsumsi produk olahan susu sementara waktu. Diare membuat usus kesulitan memproduksi enzim laktase yang diperlukan tubuh untuk mencerna laktosa (gula yang ditemukan dalam produk susu). Namun, saat diare anda boleh mengonsumsi yoghurt, karena produk olahan susu yang satu ini mengandung probiotik yang baik untuk meredakan gejala diare.

3. Alkohol dan Kafein
Minuman yang mengandung alkohol dan kafein dapat menyebabkan tinja menjadi encer. Jika anda terbiasa minum kopi di pagi hari atau malam hari, disarankan berhenti untuk sementara waktu agar tidak memperburuk diare.

4. Sayuran Yang Mengandung Gas
Sayuran dan buah buahan memang baik untuk kesehatan, tetapi saat diare sebaiknya kedua sumber makanan ini dijauhi. Beberapa sayuran cenderung meningkatkan gas di usus, misalnya kembang kol, kacang polong, brokoli, buncis, sayuran berdaun hijau, paprika plum, buncis, jagung, dan kubis. Buah buahan yang perlu dihindari saat diare yaitu nanas, anggur, ceri, dan buah ara.

Tetapi anda masih dapat mengonsumsi jenis sayuran yang aman dan baik dikonsumsi saat diare, seperti wortel, kacang hijau, jamu, asparagus, dan zucchini.

5. Kurangi Konsumsi Pemanis Buatan
Pemanis buatan, seperti sorbitol, bisa menyebabkan perut kembung, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumi saat diare. Pemanis buatan dapat ditemukan didalam berbagai jenis makanan dan minuman bebas gula, seperti permen karet dan minuman soda.

6. Makanan Pedas
Rasa pedas dari makanan umumnya berasal dari cabai. Zat capsaicin pada cabai inilah yang menimbulkan rasa pedas. Meksipun nikmat, makanan pedas perlu dihindari saat diare, karena capsaicin dapat mengiritasi saluran pencernaan sehingga memperarah diare.

Jika diare anda menetap hingga beberapa minggu, semakin parah, atau disertau gejala lainnya, seperti warna tinja yang lebih gelap, muncul darah dan lendir pada tinja, mual muntah, demam yang tidak kunjung hilang dan lemas segera periksakan diri anda.

17 Apr 2018

Perlu Anda Ketahui Gejala Radang Sendi Lutut

Perlu Anda Ketahui Gejala Radang Sendi Lutut

Radang sendi adalah suatu penyakit yang juga dinamakan dengan istilah arthritis. Penyakit ini adalah sebab dari adanya kondisi peradangan pada beberapa sendi atau satu sendi saja. Ada beberapa gejala yang bakal dirasakan oleh penderita secara umum, yakni antara lain :

>> Ada sensasi panas atau sekadar hangat pada bagian sendi
>> Muncul kemerahan pada bagian sendi yang terkena radang
>> Sendi mengalami bengkak
>> Muncul rasa sakit dibagian sendi
>> Sendi menjadi kaku dan terasa susah untuk menggerakannya.

Sedangkan Radang Sendi lutut merupakan penyakit yang berhubungan dengan usia. Semakin tua usia seseorang berarti semakin sering pula sendi lutut digunakan, sehingga memiliki risiko lebih tinggi terkena radang sendi lutut. Meski demikian, radang sendi lutut juga dapat terjadi pada usia muda karena faktor genetik, infeksi, kelebihan berat bdan, atau cedera pada lutut.

Perlu Anda Ketahui Gejala Radang Sendi Lutut

Mengenali Gejala Radang Sendi Lutut

Berikut adalah gejala yang timbul apabila terjadi radang sendi lutut.

>> Terjadi Pembengkakan Pada Lutut
Gejala awal radang sendi lutut adalah peradangan pada bagian lutut yang ditandai dengan adanya penimbunan cairan di lutut, sehingga lutut membengkak, nyeri saat ditekan, kulit daerah lutut berwarna merah dan terasa hangat bila disentuh. Pembengkakan ini terjadi terutama ketika lutut tidak melakukan aktivitas dalam waktu lama. Misalnya, setelah bangun tidur. Jika keluhan ini sudah berlangsung lama, biasanya akan sulit diobati dengan obat antiradang atau obat obatan yang dijual bebas.

>> Otot Lutut Melemah
Gejala lain dari radang sendi lutut adalah otot lutut menjadi lemah. Struktur sendi juga sudah mulai tidak stabil. Kemudian bagian sendi lutut ini dapat sewaktu waktu sulit digerakkan, baik diluruskan maupun ditekuk. Gejala ini tidak dapat dipastikan kapan dirasakannya.

>> Bentuk Lutut Berubah
Radang sendi lutut kerap menyebabkan perubahan bentuk pada area lutut, yaitu tampak adanya cekungan karena melemahnya otot dibagian tersebut. Banyak orang yang tidak menyadari perubahan bentuk lutut ini sampai radang sendi sudah memasuki derajat yang lebih parah.

>> Lutut Mengeluarkan Suara Saat Digerakkan
Lutut mengeluarkan suara pada radang sendiri lutut, karena sendi sudah kehilangan tulang rawan. Padahal fungsi tulang rawan adalah mmebantu menghaluskan gerak. Suara yang muncul adalah tanda bahwa sendi anda bergerak pada permukaan kasar dan itu hanya terjadi pada orang yang mengalami radang sendi lutut.

>> Lutut Sulit Digerakkan
Ketika mengalami osteortritis atau radang sendi, anda menjadi sulit bergerak. Demikian juga saat terjadi radang sendi lutut. Gerakan menekuk lutut atau berjalan, menjadi sulit dilakukan. Hal ini berkaitan dengan tulang rawan yang sudah tidak berfungsi secara normal lagi. Lama kelamaan keadaan bisa memburuk, hingga akhirnya anda menjadi lebih sulit atau bahkan tidak bisa menggerakkan lutut lagi, dan harus menggunakan alat bantu seperti tongkat atau kursi roda.

Radang sendi lutut ringan dapat diobati dengan obat obatan pereda nyeri, seperti paracetamol. Penanganan dirumah seperti memberi beristirahat, memberi kompres dingin diselingi dengan kompres hangat pada lutut yang nyeri, dan menjaga berat badan ideal juga dapat meringankan gejala.

06 Apr 2018

Perbedaan Penyakit Akut Kronis dan Contohnya

Perbedaan Penyakit Akut Dan Kronis, Penjelasan Contoh Penyakit

Istilah akut dan kronis sering kali digunakan dalam diagnosis penyakit. Meski demikian, ternyata tidak semua orang mengerti maksud kedua istilah tersebut. Bahkan sebagian orang menerjemahkan penyakit akut dengan penyakit kronis sebagai hal yang sama. Padahal, sifat kedua jenis penyakit ini sangat berbeda.

Istilah akut, lebih tepat untuk digunakan pada penyakit yang diderita dalam durasi atau waktu yang relatif singkat, atau ketika menimbulkan serangan dalam waktu cepat sedangkan istilah kronis digunakan untuk menjelaskan suatu penyakit yang bisa diderita dalam kurun waktu yang lama atau berkembang secara perlahan lahan.

Perbedaan Penyakit Akut Dan Kronis, Penjelasan Contoh Penyakit

Mengenali Penyakit Akut

Penyakit akut dapat diartikan sebagai penyakit yang terjadi dan menimbulkan keluhan secara mendadak. Biasanya, penyakit yang diderita tidaklah lama, cepat mengalami perkembangan, dan membutuhkan perawatan yang mendesak.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penyakit akut :

1. Serangan Asma
Serangan asma merupakan gejala asma yang memburuk secara mendadak yang ditandai dengan sesak napas, napas berbunyi atau mengi, otot leher dan dada yang mengencang, wajah pucat, berkeringat, perasaan cemas, panik, dan bantuk batuk akibat penyempitan otot di sekitar saluran napas atau bronkial. Selama serangan asma terjadi, lapisan saluran pernapasan akan mengalami pembengkakan, meradang, dan produksi lendir berlebih.

Agar terhindar dari serangan asma ini, penting untuk menghindari faktor pemicunya. Jika serangan asma terjadi, lakukanlah pertolongan pertama pada asma, tenangkan diri, kemudian duduk dan ambil napas pelan pelan, gunakanlah inhaler atau nebulizer agar serangan asma yang diderita dapat ditangani dengan baik, namun, bila keluhan tidak kunjung membaik atau sesak dirasa cukup berat, segeralah cari pertolongan medis terdekat.

2. Demam Berdarah
Demam berdarah merupakan salah satu penyakit akut yang disebabkan oleh virus dengue. Gejala demam berdarah umumnya berupa demam yang disertai dengan nyeri sendi dan otot yang parah, pembengkakan kelenjar getah benig, sakit kepala, lemas dan munculnya ruam kemerahan, bagi anda yang mengalami tanda dan gejala demam berdarah, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar diagnosa penyakit ini dapat diketahui dengan cepat. Sebab, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, penyakit ini bisa saja mengancam jiwa.

Untuk mendeteksi penyakit demam berdarah, selain dilakukan pemeriksaan fisik, akan dilakukan pemeriksaan darah. Penanganan pasien demam berdarah antara lain dengan istirahat yang cukup, serta mengonsumsi banyak cairan untuk menghindari dehidrasi karena muntah ataupun demam tinggi. Konsumsi obat pereda rasa sakit seperti aspirin atau obat antiindlamasi nosteroid dan perawatan dirumah sakit, mungkin juga akan direkomendasikan.

Contoh Kondisi atau Penyakit Akut

Ada beberapa contoh gangguan kesehatan atau kondisi tubuh yang bisa terbilang akut, seperti patah tulang. Namun serangan asma yang terjadi baru pertama kali pun merupakan kondisi akut berikut juga cedera leher dan luka bakar. Penyakit akut tidaklah diderita secara jangka panjang, tapi memang bisa terjadi secara parah dan membuat penderitanya panik.

Nyeri akut bisa juga menjadi hal yang dialami pasca seseorang terluka, baik itu luka patah tulang atau terkena goresan. Penyakit seperti flu, pilek dan bahkan radang tenggorokan yang kelihatan sepele namun sangat mengganggu ini juga termasuk dalam penyakit akut. Pendarahan akut pun bisa terjadi dimana kondisi ini harus cepat mendapatkan pertolongan medis.

Memahami Penyakit Kronis

Selain dari lamanya penyakit diderita, penyakit kronis terbilang lebih kompleks, dan menyebabkan adanya penurunan kondisi kesehatan seseorang secara bertahap. Tak jarang penyakit kronis dapat menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

Penyakit yang dapat dimasukan sebagai kategori penyakit kronis, diantaranya adalah :
>> Penyakit Gagal Jantung
Gagal jantung kongestif termasuk ke dalam penyakit kronis yang memengaruhi kemampuan otot jantung dalam memompa darah. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan cairan yang menghambat kerja otot jantung sehingga tidak dapat memompa darah secara efisien.

Seseorang yang mengalami penyakit gagal jantung, perlu untuk mengontrol penyakitnya secara rutin, teratur mengonsumsi obat dari dokter, menjalani gaya hidup yang sehat, dan mengatur pola makan. Tujuan dari melakukan kontrol secara rutin pada penyakit kronis ini adalah untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih parah, sehingga menurunkan risiko kematian akibat dari penyakit gagal jantung.

>> Penyakit Kanker
Penyakit kanker juga bisa dikategorikan ke dalam penyakit kronis. Seseorang yang mengalami penyakit kanker, seperti kanker ovarium, kanker darah, atau kanker payudara, perlu untuk melakukan kontrol rutin dan pengobatan, agar sel sel kanker dapat hilang atau tidak makin berkembang.

Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk mengendalikan penyakit, meringankan gejala, dan membantuj penderita kanker dapat hidup lebih lama. Pengobatan untuk kanker terbilang beragam, tergantung pada seberapa berat penyakit kanker yang diderita, jumlah kanker, tingkat penyebaran, lokasi kanker, dan kondisi kesehatan penderita. Pengobatan yang mungkin dilakukan dapat berupa operasi pengangkatan kanker, radioterapi, atau kemoterapi.

Penting memahami perbedaan akut dan kronis pada penyakit, karena perbedaan kedua sifat penyakit ini akan menentukan jenis penanganan yang diberikan.

30 Mar 2018

Mengenal Gejala-Gejala Kanker Yang Harus Diwaspadai

Mengenal Gejala-Gejala Kanker Yang Harus Diwaspadai

Kanker yang mengancam nyawa dapat bermula dari gejala-gejala biasa yang bersifat umum. Mendeteksinya lebih awal dapat meningkatkan efektivitas penanganan potensi kanker.

Cara terbaik menangani kanker adalah mendeteksi gejala paling awal yang telah atau mungkin berkembang didalam tubuh. Meskipun sebagian besar gejala ini dapat bersifat sangat umum, tapi memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar. Luangkanklah waktu untuk memeriksa apa pun gejala gejala yang ada.

Mengenal Gejala-Gejala Kanker Yang Harus Diwaspadai

Perubahan Pada Kulit

Kanker kulit dapat ditandai dengan adanya perubahan pada ukuran, warna, dan bentuk tahi lalat atau permukaan kulit lain. Perubahan perubahan tersebut dapat berupa :
>> Pertumbuhan rambut yang berlebihan
>> Hiperpigmentasi atau warna kulit menjadi lebih gelap
>> Kulit dan mata menjadi kekuningan
>> Eriterma atau kulit berwarna kemerahan
>> Gatal gatal
>> Kulit memar tanpa sebab yang jelas

Benjolan pada kulit yang tidak kunjung hilang juga patut diwaspadai. Perubahan pada kelenjar getah bening yang sering ditandai dengan adanya benjolan sebenarnya adalah hal yang umum saat terjadi infeksi. Tetapi perubahan ini sayangnya juga dapat menjadi indikasi adanya limfoma ataupun leukemia.

Perubahan Pada Payudara

Perubahan dibawah ini tidak hanya terjadi pada wanita, tapi juga dapat terjadi pada payudara pria. Sekitar satu persen kanker payudara juga dapat terjadi pada pria dengan gejala serupa, yaitu dimulai dengan adanya benjolan pada payudara. Selain itu, gejala lain yang mungkin timbul adalah :
>> Puting yang melesak
>> Kulit payudara berkerut atau kemerahan
>> Adanya cairan yang keluar dari puting

Untuk memeriksakan diri lebih lanjut, kamu dapat meminta pemeriksaan fisik oleh dokter dan tes mamogram dirumah sakit terdekat.

Perut Kembung

Perut kembung yang terasa terus menerus diiringi pendarahan dari vagina atau penurunan berat badan secara signifikan bisa jadi merupakan tanda adanya kanker ovarium. Tes darah, pemeriksaan panggul, atau USG diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan tersebut.

Rasa Sakit Saat Menelan

Rasa sakit saat menelan makanan merupakan hal biasa terutama jika kamu sedang batuk, tetapi kanker tenggorokan ataupun kanker perut juga memiliki gejala serupa, terutama jika disertai muntah atau penurunan berat badan. Suara yang berubah menjadi serak dalam jangka panjang juga harus diwaspadai.

Berat Badan Turun Secara Drastis

Penurunan berat badan hingga 4,5 kilogram atau lebih dalam waktu singkat tanpa sebab yang jelas dapat menjadi salah satu pertanda yang patut diwaspadai. Kanker pankreas, kanker perut, dan kanker paru paru timbul dengan gejala awal berupa penurunan berat badan secara drastis tanpa usaha apapun.

Nyeri Ulu Hati

Nyeri ulu hati yang tidak kunjung reda dapat menjadi gejala adanya kanker ovarium, kanker tenggorokan dan kanker perut.

Perubahan Pada Mulut

Kanker mulut yang sering terjadi pada perokok ditandai dengan adanya bercak kemerahan cerah didalam mulut dan lidah. Dapat pula bercak yang berwarna putih. Kondisi ini disebut leukoplakia, yaitu masa prakanker yang disebabkan oleh iritasi berulang kali. Umumnya disebabkan oleh merokok, terutama perokok tembakau yang menggunakan pipa.

Demam Berkepanjangan

Demam dapat terjadi karena kanker atau dampak penanganan kanker kepada sistem kekebalan tubuh. Leukimia ataupun kanker darah lain dapat diawali dengan gejala demam yang tidak kunjung sembuh.

Kelelahan Yang Tidak Kunjung Reda

Selalu merasa lelah meski sudah beristirahat secukupnya dapat menjadi gejala kanker, terutama jika disertai gejala lain, seperti darah pada tinja. Kelelahan ini dapat menjadi tanda bahwa kanker sedang berkembang.

Batuk dan Batuk Darah

Batuk yang tidak kunjung reda dengan sendirinya hingga empat minggu dan disertai darah dapat menjadi gejala kanker paru paru

Gangguan Buang Air

Berbagai perubahan yang terjadi seputar buang air dapat menjadi pertanda adanya penyakit yang lebih serius. Mengompol atau hasrat buang air kecil yang tidak dapat dikendalikan dan air kencang yang susah keluar dapat menjadi gejala gejala kanker prostat. Adanya darah pada tinja dapat menjadi gejala hemoroid atau bahkan kanker usus. Sementara kencing darah bisa jadi gejala kanker ginjal atau kandung kemih. Diare dan konstipasi berkepanjangan juga wajib diperiksakan ke dokter.

Depresi dan Sakit Perut

Waspada jika terdapat riwayat kanker pankreas didalam keluarga. Depresi yang disertai dengan sakit perut berkepanjangan dapat menjadi gejala penyakit ini.

Rasa Sakit Pada Bagian Tubuh Tertentu

Nyeri yang dirasakan dapat menjadi pertanda bahwa kanker sudah menyebar kebagian lain pada tubuh. Sakit kepala yang terjadi secara terus menerus dapat salah satu gejala awal tumor otak. Sedangkan nyeri punggung dapat menjadi gejala kanker ovarium, kanker usus, ataupun kanker dubur. Nyeri sendi atau otot yang tidak kunjung hilang juga perlu diwaspadai.

Pendarahan Diantara Waktu Menstruasi

Pendarahan diluar waktu menstrusi kadang kadang dapat menjadi pertanda adanya kanker endometrial atau kanker pada dinding rahim. Periksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi ini.

Hal yang patut diingat, mengalami kondisi kondisi diatas tidak semata mata membuatmu pasti terdiagnosis mengidap kanker. Namun jika gejala gejala diatas tidak kunjung reda atau bahkan memburuk, berarti kemungkinan penyakit yang lebih serius. Terimakasih semoga bermanfaat.

24 Mar 2018

Nyeri Buang Air Kecil ? Waspadai Terhadap Anyang-Anyangan

Nyeri Buang Air Kecil ? Waspadai Terhadap Anyang-Anyangan

Risiko seorang wanita terkena anyang anyangan sepanjang hidupnya mencapai 50 persen. Kebanyakan perempuan juga berisiko mengalami kondisi ini berulang kali, bahkan hingga bertahaun tahun.

Sering membilas kemaluan dari belakang ke depan setelah buang air ? Segera hentikan kebiasaan ini, karena bisa menyebabkan anyang anyangan, yang paling sering disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK). Hal ini disebabkan oleh bakteri dari usus besar yang juga terdapat disekitar anus, seperti E. coli, masuk ke saluran kemih karena cara membersihkan vagina yang tidak benar. Bakteri ini kemudian menginfeksi kandung kemih yang jika tidak segera di obati juga dapat menginfeksi ginjal.

Nyeri Buang Air Kecil ? Waspadai Terhadap Anyang-Anyangan

Waspadai Terhadap Anyang Anyangan

Anyang Anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik. Namun, gejala berikut secara umum dapat menjadi tanda tanda anda bisa jadi mengalami anyang anyangan.
>> Demam
>> Merasa lelah dan kurang sehat
>> Hasrat berlebih untuk buang air kecil
>> Urine berbay menyengat, lebih pekat, kadang kadang bercampur darah
>> Nyeri atau rasa perih saat buang air kecil
>> Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit sedikit
>> Nyeri panggul jika terjadi pada wanita

Selain itu, gejala yang menyertai anyang-anyangan juga bisa berbeda sesuai bagian sistem kemih mana yang terinfeksi, seperti :

>> Ginjal (pielpnefritis akut)
Pielonefritis umumnya disebabkan oleh bakteri, namun bisa juga disebabkan oleh jamur. Cirinya nyeri pada pinggang belakang atas, demam tinggi, mual, muntah.

>> Kandung kemih (cystitis atau sistitis)
Nyeri buang air kecil maupun anyang anyangan paling sering disebabkan oleh peradangan pada kandung kemih (cystitis). ISK jenis ini biasanya disebabkan oleh bakteri E. coli. bisa juga bakteri lain, yang umum ditemukan disaluran pencernaan. Ciri cirinya adalah perasaan tidak nyaman pada perut bagian bawah, panggul terasa seperti ditekan, buang air kecil berulang kali dan terasa nyeri, serta adanya darah pada urine.

>> Saluran kencing (uretritis)
Lubang saluran kencing terasa perih saat berkemih. Penyebabnya sama, yaitu akibat menyebarnya bakteri pada sistem pencernaan dari anus ke saluran kemih. Karena posisi saluran kemih berdekatan dengan vagina, penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, dan herpes juga dapat menyebabkan uretritis.

Jika Anda Mengalami Anyang-anyangan

Periksakan diri ke dokter jika anda mengalami satu atau beberapa kondisi diatas. Dokter akan melakukan pemeriksakan fisik dan jika diperlukan, memeriksa sampel urine untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan bakteri penyebab anyang anyangan. Pada umunya, kondisi akan ditangani dengan pemberian antibiotik yang harus dikonsumsi sampai habis, disesuaikan dengan jenis bakteri didalam urine. Selain itu, dokter dapat meresepkan obat antinyeri untuk mengurangi rasa perih atau nyeri saat buang air kecil.

Anda juga dapat mengompres perut bagian bawah dengan kanting atau botol berisi air hangat, untuk mengurangi nyeri pada kandung kemih. Selain itu, anda akan disarankan untuk minum banyak air guna membantu melancarkan pengeluaran bakteri dari saluran kemih.

Namun jika anda menderita ISK berulang, hingga beberapa kali, maka dokter akan merekomendasikan pengobatan lain, seperti :
>> Jika infeksi anda dicurigai ada hubungannya dengan aktivitas seksual, dokter akan meresepkan antibiotik untuk dikonsumsi setelah berhubungan seksual. Pasangan seksual anda juga perlu diobati agar sumber infeksi dapat diatasi hingga tuntas.
>> Pemberian antibiotik untuk waktu yang lebih lama
>> Setelah memasuki masa menopause, terapi estrogen dapat diberikan untuk mengurangi risiko anyang anyangan kembali terulang.

Sementara ISK yang berat mungkin membutuhkan pemberian antibiotil melalui infus dirumah sakit.

Jika tidak segera ditangani, ISK dapat menyebabkan risiko serius, seperti kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut atau kronis, terutama pada anak anak. Pada ibu hamil, ISK yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.

Orang Yang Lebih Berisiko

Semua orang, laki laki atau perempuan, memang dapat mengidap anyang anyangan, namun ada yang lebih berisiko mengalami situasi ini, yaitu:

>> Wanita lebih berisiko mengalami anyang anyangan karena saluran kencingnya lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah mencapaui kandung kemih
>> Wanita yang aktif secara seksual
>> Wanita yang menggunakan alat konstrasepsi, terutama konstrasepsi diafragma dan spermisida
>> Wanita yang sudah menopause
>> Wanita atau pria yang memiliki kelainan saluran kemih bawaan sejak lahir
>> Adanya penyumbatan pada saluran kemih, seperti batu ginjal atau pembesaran prostat
>> Wanita atau pria yang menderita kelemahan sistem kekebalan tubuh
>> Orang yang menggunakan kateter untuk buang air kecil
>> Baru saja menjalani operasi atau pemeriksaan saluran kemih

Cara Pencegahan Anyang Anyangan

Jika anda mengalami salah satu dari kondisi diatas, sebaiknya berhati hati dan segera lakukan tindakan tindakan pencegahan agar terhindar dari anyang anyangan. Meski anyang anyangan adalah keluhan yang umum terjadi, namun tetap ada hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kondisi ini :
>> Hindari minuman yang berisiko menimbulkan iritasi pada kandung kemih, seperti minuman ringan yang mengandung jeruk, minuman beralkohol, dan minuman berkafein.
>> Konsumsi cukup air putih untuk mengeluarkan bakteri dan memperlancar pembuangan urine
>> Hindari menggunakan produk untuk area kewanitaan, seperti semprotan pembersih atau bedak yang berisiko menimbulkan iritasi
>> Bagi wanita, setelah buang air besar atau kecil, basuh kemaluan dari arah depan ke belakang untuk mengurangi penyebabran bakteri dari anus ke vagina dan saluran kencing
>> Segeralah buang air kecil setelah berhubungan seksual

Terimakasih, semoga artikel ini bisa membantu anda semuanya. silahkan share 🙂

14 Mar 2018

Penyakit Yang Disebabkan Oleh Bakteri Yang Perlu Anda Waspadai

Penyakit Yang Disebabkan Oleh Bakteri Yang Perlu Anda Waspadai

Penyakit infeksi bisa disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, jamur, hingga parasit. Tidak sedikit penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Bahkan, sebagian penyakit yang disebabkan oleh bakteri dapat mengakibatkan kondisi yang serius dan dapat mengancam jiwa.

Bakteri masuk kedalam tubuh dengan banyak cara. Misalnya, melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, kontak dengan cairan tubuh seperti tinja, urine, atau darah dari orang yang terinfeksi bakteri. Cara lain adalah dengan menghirup udara di dekat orang terindeksi yang bersin atau batuk. Juga dengan kontak secara tidak langsung melalui pegangan pintu, toilet, serta benda lainnya yang sudah terkontaminasi bakteri.

Penyakit Yang Disebabkan Oleh Bakteri Yang Perlu Anda Waspadai

Penyakit Berbahaya Yang Disebabkan Infeksi Bakteri

Semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri umumnya perlu mendapat pemeriksaan yang seksama dan penanganan yang tepat dari dokter. Berikut ini beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang tergolong berbahaya :

>> Sepsis
Sepsis adalah komplikasi berat dari infeksi. Pada kondisi ini, bakteri penyebab infeksi sudah menyebar di aliran darah, sehingga tubuh melepaskan zat antibodi untuk melawannya. Namun, hal tersebut dapat merusak organ organ tubuh. Jika sampai terjadi gangguam fungsi organ atau syok septik, keadaan ini dapat menimbulkan kematian.

Sepsis bisa terjadi pada siapa saja, namun kondisi ini lebih berisiko terjadi pada bayi, orang lanjut usia (lansia), dan orang dengan kelemahan sistem kekebalan tubuh. Sepsis dapat diobati dengan pemberian antibiotik suntikan, obat obatan untuk meningkatkan tekanan darah apabila terjadi syok septik, cairan yang cukup, dan oksigen jika diperlukan. Pada kondisi yang kritis, mungkin akan dilakukan pemasangan ventilator untuk membantu pernapasan. Penanganan sepsis perlu disertai pemantauan ketat oleh dokter rumah sakit.

>> Meningtis
Meningtis adalah infeksi pada selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Meningtis yang disebabkan bakteri berpotensi merusak otak dan menyebabkan kematian, sementara yang disebabkan virus umunya lebih ringan. Meningtis biasanya terjadi karena adanya infeksi dibagian tubuh lain, seperti telinga, rongga sinus, atau tenggorokkan, yang menyebar keotak.

>> Pielonefritis Akut
Pielonefritis akut adalah infeksi ginjal yang terjadi secara mendadak dan kondisinya parah. Pielonefritis akut yang tidak ditangani dengan baik akan sangat berbahaya dan dapat mengancam jiwa jika ginjal menjadi bengkak dan rusak secara permanen. Selain itu, ada juga pielonefiritis kronis, yaitu infeksi ginjal yang terjadi secara berulang, namun lebih jarang terjadi.

Umumnya pielonefritis berawal dari infeksi saluran kemih (ISK). Jika terjadi masalah pada aliran urine, bakteri bisa masuk ke tubuh melalui saluran kemih, berkembang biak dikandung kemih, kemudian menyebar hingga ke ginjal.

>> Tuberkulosis
Penyakit tuberkulosis atau TB disebabkan oleh bakteri yang utamanya menyerang paru paru, namun juga bosa menyerang organ lain seperti tulang, otak, ginjal, dan kulit. TB adalah penyakit menular dan berpotensi mengancam nyawa.

Penularannya terjadi melalui percikan air liur dari penderita TB saat batuk yang terhirup orang lain. Penyakit ini bisa disembuhkan, asalkan pasien menjalani pengobatan TB dengan benar, yaitu minum obat antituberkulosis (OAT) selama minimal 6 bulan tanpa putus obat. Tujuannya adalah untuk mengobati TB, mencegah penularan dan kekambuhan TB, serta mencegah terjadinya TB MDR.

>> Leptospirosis
Leptopirosis adalah penyakut yang disebabkan oleh bakteri lepstospira, yang dapat menyerang manusia dan hewan. Cara penularan bakteri ini adalah melalui air atau tanah yang mungkin terkontaminai oleh urine hewan yang terinfeksi oleh bakteri tersebut. Leptospirosis yang tidak diobati dengan tuntas dapat menyebabkan penyakit berat, seperti meningtis, gagal hati, kerusakan ginjal, serta gagal napas, hingga kematian.

Tingginya kasus penyakit yang disebabkan oleh bakteri berkaitan erat dengan sanitasi dan kebersihan lingkungan yang buruk. Karena itu, untuk membantu mencegah penyakit infeksi, khususnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri, penting untuk membiasakan cuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, menjalani pola hidup sehat, dan mendapat vaksinasi.

24 Feb 2018

Apakah Makanan Organik Sudah Lebih Sehat Untuk Anda ?

Apakah Makanan Organik Sudah Lebih Sehat Untuk Anda ?

Bahan makanan organik konon diklaim lebih menyehatkan dibandingkan bahan makanan yang dikembangkan dengan pertanian dan perternakan non organik.

Perbedaan utama bahan makanan organik dengan non organik bisa di lihat dari cara petani dan peternak memproses sayur, buah, biji bijian, dan daging yang akan dijual untuk dikonsumsi. Petani dan peternak organik tidak menggunakan bahan bahan sintesis seperti pestisida dan pupuk pada tanaman, atau suntik antibiotik pada hewan yang mereka pelihara.

Mengapa Mengonsumsi Makanan Organik ?

Beberapa orang mulai memilih untuk membeli bahan makanan organik dibanding bahan yang berkembangan dengan metode konvensional karena beberapa alasan, antara lain :
1. Bahan Makanan Organik Diklaim Tidak Mengandung Pestisida
Petani konvensional pada umumnya menggunakan pestisida sintetis untuk melindungi sayuran dan buah dari jamur, hama, dan serangga. Pestisida ini akan terus meninggalkan residu yang menempel pada sayuran dan buah sehingga dikhawatirkan berisiko pada manusia yang mengonsumsinya.
Berbeda dengan petani konvensional, petani organik menggunakan predator almai atau perangkap serangga untuk memberantas hama dan serangga. Meski demikian, jika ada penggunaan pestisida pada bahan makanan organik maupun non organik, umumnya tidak melebihi kadar yang dianjurkan pemerintah.

Ada banyak hal yang harus dipenuhi produsen jika ingin mencantumkan label organik pada bahan makanan yang akan dijual, diantaranya :
>> Tanaman tidak ditumbuh kembangkan dengan pestisida termasuk herbisida, pupuk sinitetis, limbah lumpur, bioteknologi, atau radiasi ion.
>> Daging dapat diberi label organik jika hewan yang diternakkan diberi pakan organik dan tidak diberi antibiotik dan hormon pertumbuhan. Hewan hewan ini juga harus cukup mendapat akses ketempat terbuka seperti rumput ditanah lapang.

2. Bahan Makanan Organik diklaim Tidak Mengandung Bahan Tambahan
Bahan tambahan yang dimaksud disini misalnya bahan pengawet, pemanis buatan, monosodium glutamate (MSG), atau bahan pewarna dan perisa.

3. Bahan Makanan Organik Diklaim Lebih Ramah Lingkungan
Pertanian organik bertujuan menjaga kelestarian air dan tanah dengan mengurangi polusi bahan pestisida sintetik

4. Bahan Makanan Organik Terasa Lebih Enak
Hal ini bisa jadi dikarenakan pertanian organik umumnya mengolah tanaman dalam jumlah terbatas dan langsung menjualnya ke pasar terdekat dari lokasi pertanian tersebut. Makanan yang segar akan terasa lebih enak.

Sisi Lain Makanan Organik

Anda mungkin bertanya tanya, apakah bahan makanan organik benar benar membawa manfaat kesehatan ? Belum ada jawaban pasti soal ini karena sangat sedikit bukti yang menunjukan bahwa mengonsumsi makanan organik benar benar membawa manfaat kesehatan yang lebih banyak dibanding makanan konvensional.

Meski banyak membawa manfaat, ada beberapa konsekuensi yang harus anda tanggung jika mengonsumsi makanan organik, antara lain :
>> Harga bahan makanan organik lebih tinggi dibanding bahan makanan konvensional karena pertanian dan perternakan organik memerlukan metode perawatan khusus.
>> Bahan makanan organik lebih cepat membusuk karena tidak mengandung unsur pengawet
>> Karena tidak menggunakan pestisida dan bahan tambahan lain, bentuk dan penampilan makanan organik mungkin tidak semenarik bahan makanan konvensional. Warnanya barang kali tidak begitu cerah, ukurannya tidak begitu besar, atau terdapat lubang lubang pada sayur atau buahnya.
>> Pesitisida sintesis bukanlah satu satunya hal yang mengancam kesehatan makanan karena terdapat racun alami yang digunakan sebagai pestisida organik untuk melindungi tanaman. Solanin adalah salah satu contohnya. Jika tertelan, bahan yang diproduksi kentang ini dapat menyebabkan.

Konsekuensi konsekuensi diatas tidak berarti bahwa kualitas bahan makanan organik bisa lebih rendah dari pada makanan non-organik, sebab standar kemanan makanan yang diterapkan harus sama.

Apakah Makanan Organik Sehat Untuk Bayi ?

Penelitian menemukan bahwa tidak ada perbedaan dalam hal kandungan nutrisi yang terdapat dalam bahan makanan organik dibandingkan dengan makanan yang dikembangkan pertaniah konvensional. Hanya beberapa jenis saja seperti susu organik yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 lebih tinggi dari pada susu organik yang berguna sebagai perlindungan dari penyakit jantung.

Poin penting dari memberikan makanan organik pada bayi adalah berkurangnya risiko anak anda terpapar pestisida yang umumnya terdapat dalam bahan makanan dalam buah dan sayur yang ditanam sevata konvensional. Hal ini dikarenakan bayi lebih berisiko mengalami ganggian akibat paparan pestisida dibanding prang dewasa. Meski demikian sebenarnya kadar pestisida dalam bahan makanan non organik umumnya juga tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.

Hewan yang diternakkan tidak secara organik kemungkinan telah menerima suntikan antibiotik atau pengobatan lain untuk mencegah risiko penyakit. Beberapa peneleti percaya bahwa kandungan bahan ini dalam tubuh hewan yang dikonsumsi dapat membahayakan kesehatan. Namun kebenaran hal ini masih perlu di teliti lebih lanjut.

Meski demikian, jika hewan yang diternakkan dengan cara organik dalam kondisi sakit, terkadang ia juga perlu ditangani dengan suntik antibiotik atau obat obatan lain. Hal terpenting diatas pilijam organik atau tidak adalah memberikan nutrisi yang cukup dan lengkap bagi si bayi. Makanan organik tidak selalu berarti pilihan lebih sehat.

Bagaimana Agar Lebih Sehat ?

Orang yang mengonsumsi sayur dan buah organik lebih tidak berisiko terpapar residu pestisida, begitu juga yang mengonsumsi daging yang diternakkan secara organik lebih tidak berisiko terpapar bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Meski demikian, belum ditemukan manfaat kesehatan yang signifikan dari mengonsumsi bahan makanan organik. Terdapat banyak faktor lain yang menentukan kesehatan seseorang di samping pilihan konsumsi makanan organik atau konvensional.

Sebenarnya hal terpenting bukanlah pada apakah bahan makanan anda organik atau bukan. Yang terpenting, pastikan anda selalu memproses bahan bahan makanan tersebut sebelum dikonsumsi dengan seberapa cara dibawah ini.

>> Untuk mendapatkan bahan makanan segar, belilah buah dan sayur sesuai musimnya, atau lebih baik lagi belilah langsung dari petani lokal
>> Cuci buah dan sayuran dibawah air mengalir sebelum dikonsumsi atau diolah. Dengan mencuci, umunya kotoran, debu, bakteri dan bahan kimia yang menempel pada lapisan kulit akan hilang. Meski demikian, tetap ada bahan peptisida tertentu yang tidak dapat hilang dengan dicuci. Ini bisa diatasi dengan mengupas kulitnya untuk mengurangi risiko paparan pestisida. Disisi lain, mengupas kulit buah atau sayur tertentu memang berisiko menghilangkan sebagian serat dan nutrisi.
>> Mengonsumsi berbagai jenis sayur, buah dan protein hewani dapat mengurangi risiko paparan terhadap satu jenis peptisida.
>> Bacalah label makanan kemasan dengan baik. Walaupun diberi label organik, namun bisa saja produk tersebut masih mengandung kalori, gula dan garam dalam kadar berlebihan.

Baik makanan organik maupun non organik, jika anda ingin mendapatkan nutrisi maksimal dari makanan, konsumsilah sayur dan buah dalam keadaan segar. Nutrisi yang terdapat dalam makanan bisa mengalami oksidasi dari waktu ke waktu. Sebagai contoj meskipun anda memiliki buah jeruk organik, namun jika anda menyimpanya sekian lama dalam lemari pendingin, maka anda bisa jadi kehilangan banyak nutrisi dari buah jeruk tersebut.

19 Feb 2018

Jangan Takut Dengan Bahaya Kista Ovarium

Jangan Takut Dengan Bahaya Kista Ovarium

 

Tiap wanita pasti takut jika mendengar penyakit bernama kista ovarium. Penyakit ini menjadi hal yang menakutkan karena kehadirannya ditubuh bisa berkembang menjadi kanker dan bersifat mematikan.

Pada dasarnya, kista ovarium tidaklah berbahaya. Yang membuatnya berkembang menjadi ganas adalah ketika kista ovarium tersebut pecah, ukurannya sangat besar, atau menghalangi suplai darah ke ovarium.

 

Jangan Takut Dengan Bahaya Kista Ovarium

 

Deteksi Sedini Mungkin

 

Kista Ovarium adalah benjolan atau kantong berisi cairan yang berkembang di indung telur (ovarium) wanita. Kondisi ini tergolong umum dialami oleh wanita. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Hadirnya kista di ovarium memang sulit terdeteksi karena sering kali tidak bergejala. Kista baru menampakkan gejala ketika telah berkembang.

Kenali Gejala-gejala Kista Ovarium

 

Pada kebanyakan kasus, biasanya kita tidak akan menyadari kehadiran kista ovarium ditubuh. Namun anda akan merasakan gejalanya jika memiliki kista yang telah membesar, pecah atau menutupi aliran darah ke ovarium. Berikut ini gejala gejala yang bisa timbul akibat adanya kista :
>> Sering buang air kecil
>> Nyeri saat buang air besar
>> Merasa kelelahan dan pusing
>> Perut kembung
>> Perubahan siklus menstruasi
>> Mual, muntah, atau nyeri payudara
>> Gangguan pencernaan atau mudah kenyang padahal anda hanya makan sedikit
>> Nyeri saat melakukan hubungan seksual
>> Nyeri panggul sebelum mentruasi tiba atau selama
>> Nyeri panggul yang menyerbar sampai ke punggung bawah dan paha

Memeriksakan Diri Ke Dokter dan Menjalani Tes Kesehatan

 

Setelah mengetahui gejalanya atau jika anda mendapati gejala tersebut, lebih baik segera konsultasikan ke dokter spesialis kandungan. Dengan pemeriksaan ke dokter dapat dipastikan apakah anda memiliki kista atau tidak.

Saat konsultasi dengan dokter, anda akan menjalani pemeriksaan fisik yaitu pemeriksaan panggul. Pada saat pemeriksaan panggul, dokter akan memeriksa daerah genital, vagina, rongga perut bawah, dan juga menggunakan alat khusus yang disebut spekulum untuk melihat saluran reproduksi.

Jika anda merasakan gejala tertentu dan mengkhususkan diri untuk ke dokter, atau saat pemeriksaan panggul terdapat kelainan, pemeriksaan penunjang dibawah ini akan membantu mendeteksi apakah ada kista atau tidak.

>> Ultrasonografi (USG). Pemeriksaan USG merupakan pilihan utama dalam mendiagnosis kista ovarium. Dengan USG, dokter dapat melihat ukuran, bentuk, lokasi dan meninjau apakah kista berisi jaringan padat atau cairan. Pemeriksaan ini juga dapat dilakukan untuk memantau perkembangan kista ovarium.
>> Tes dokter akan menyarankan anda untuk menjalani tes darah jika hasil USG menunjukkan bahwa kista yang anda memiliki berbentuk padat atau terdapat akan menguji kadar protein yang disebut CA-125 pada darah anda. Alasannya karena kadar CA-125 bisa meningkat pada wanita yang menderita kanker ovarium. Namun tidak semua peningkatan CA-125 disebabkan oleh kanker ovarium. Terdapat kemungkinan disebabkan oleh penyakit radang panggul endometriosis, atau fibroid rahim. Oleh karena itu, kesimpulan seseorang menderita kanker ovarium tidak bisa berdasarkan kadar CA-125 nya saja.
>> Melalui sebuah sayatan kecil, dokter akan memasukkan alat laparoskop, yaitu salang yang ujungnya dilengkapi lampu dan kamera. Sebelum memulai metode pembedahan ini, anda akan menjalani proses pembiusan. Dengan laparoskopi, dokter bisa melihat langsung rongga panggul dan organ organ reproduksi untuk mendeteksi kelainan.

Tidak semua kitsa memerlukan penanganan medis. Ada jenis kista yang dikenal sebgaai “kista fungsional”. Kista fungsional berkaitan dengna siklus menstruasi dan umumnya tidak berbahaya. Kista jneis ini dapat hilang dengan sendirinya dalam dua hingga tiga siklus menstruasi. Dengan pemeriksaan yang lengkap, dokter dapat mencari tahu jenis kista yang anda alami dan risikonya untuk berkembang menjadi kanker ovarium.

Umumnya, kista akan ditindaklanjuti secara medis jika ukurannya besar, menyebabkan nyeri, sering buang air kecil, dan menstruasi terganggu, atau jika dokter merasa kista berisiko bersifat kanker.

Faktor Risiko Berubah Menjadi Kanker Ovarium

 

Pada dasarnya kista ovarium tidak berbahaya terutama jika ditangani pada awal perkembangan. Namun kista berpotensi untuk berubah menjadi kanker ovarium terutama jika penderita :
>> Telah memasuki masa menpause
>> Berusia antara 50-60 tahun
>> Belum pernah hamil
>> Pernah mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan
>> Menderita sindrom ovarium polikisik
>> Merokok
>> Pernah menjalani terapi hormon setelah menopause
>> Menderita kanker payudara
>> Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium
>> Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2

Jika karena alasan tertentu anda khawatir akan adanya kista ovarium didalam tubuh, periksakan ke dokter. Dengan diagnosis yang dini, kista bisa ditangani dengan baik dan risiko komplikasi pun lebih rendah.

07 Feb 2018

Makanan Untuk Anak Diare Penting Diketahui Semua Orangtua

Makanan Untuk Anak Diare, Penting Diketahui Oleh Semua Orangtua

 

Penting untuk orang tua memberi minuman serta makanan untuk anak diare yang tepat. Sebab, meskipun diare umum terjadi pada anak maupun orang dewasa, namun diare pada anak memiliki risiko lebih tinggi menyebabkan kekurangan cairan atau dehidrasi.

Diare merupakan salah satu cara tubuh membersihkan diri dari penyebab penyakit maupun racun. Pada anak, penyebab diare yang paling utama adalah virus, yakni rotavirus. Diare umum ditandai dengan tinja yang encer, kadang diiringi dengan sakit perut, sakit kepala, muntah dan demam. Dikatakan diare bila telah mengalami BAB encer lebih dari 3 kali sehari.

 

Makanan Untuk Anak Diare, Penting Diketahui Oleh Semua Orangtua

 

Meski sebagian besar diare tidak sampai menimbulkan ancaman kesehatan, bahkan dapat sembuh dengan sendirinya, namun bukan berarti orang tua lantas menyepelekan diare dan lalai memberikan asupan minuman atau makanan yang dibutuhkan anak saat diare.

Makanan Untuk Anak Diare Yang Disarankan

 

Meski sebagian besar diare akan sembuh sendiri dalam beberapa hari, orang tua perlu sigap dalam menyikapi diare pada anak. Beberapa hal yang penting dilakukan adalah memberikan minuman dan makanan yang cukup, serta memastikan anak istirahat di rumah. Sementara untuk pemberian obat diare pada anak, sebaiknya melalui konsultasi dokter.

Pada bayi yang masih menyusu tetap berikan air susu ibu (ASI). Untuk anak yang lebih besar (diatas usia 6 bulan), selain air putih, anak memerlukan cairan yang mengandung elektrolit untuk mencegah dehidrasi. Namun tidak disarankan memberi jus buah, karena dapat memgencerkan tinja. Yoghurt disarankan untuk diberikan saat diare, karena mengandunh probiotik yang dapat membantu mengurangi diare.

Beberapa jenis makanan untuk anak diare yang disarankan, antara lain :

 

>> Nasi matang
>> Roti
>> Sereal
>> Telur matang
>> Sup
>> Kentang lumat atau panggang
>> Sayuran yang dimasak, seperti wortel, jamur atau buncis
>> Daging sapi, ayam atau ikan, yang dipanggang
>> Pancake dan wafel
>> Pasta
>> Yoghurt

Anda juga bisa memberikan air kelapa sebagai asupan pada anak yang diare. Pastikan apapun asupan yang anda berikan pada anak, terjamin kebersihannya saat dipersiapkan maupun dalam penyajiannya.

Sedangkan jenis makanan yang harus dihindari oleh anak saat mereka diare adalah makanan yang digoreng, makanan berminyak, makanan olahan atau cepat saji, dan kue kue kering. Hindari pula memberikan buah dan sayuran yang bisa menyebabkan gas, seperti brokoli dan sayur berwarna hijau, paprika, jagung, kacang polong dan buah beri.

Dengan melakukan pola pemberian minuman dan makanan yang baik, diare biasanya akan sembuh dalam beberapa hari. Pada prinsipnya, anda perlu mengganti cairan yang keluar setiap setelah diare, misalnya dengan cairan oralit. Pemberian asi juga sebaiknya tetap dilanjutkan.

Berikan anak makan dalam porsi yang kecil namun lebih sering, dan lanjutkan dengan makanan tinggi energi setelah gejala diare berkurang untuk membantu pemulihannya. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih rinci bagaimana mengatasi diare pada anak. Jangan lupa untuk menerapkan dan mengajarkan pola hidup sehat pada anak. Guna mencegah timbulnya diare di kemudian hari.

Cara Mencegah Diare Pada Anak

 

Lebih baik mencegah dari pada mengobati, juga berlaku untuk diare pada anak. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak anda terhindar dari diare, diantaranya :

>> Pastikan anak rajin mencuci tangan dengan benar, terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan
>> Mencuci buah dan sayuran dengan baik sebelum diolah dan dimakan. Demikian juga peralatan masak, cuci denga bersih sebelum dan sesudah digunakan
>> Hindari minum dari seumber air yang tidak dapat dipastikan kebersihannya, seperti air sungai atau danau
>> Jaga kebersihan lantai dan berbagai permukaan kamar mandi
>> Hindari mencuci kandang hewan peliharaan atau mangkuk makanan hewan di bak cuci yang sama dengan yang digunakan atau mencuci peralatan masak dan peralatan makan

Diare ringan biasanya sembuh dalam beberapa hari. Namun, apabila diare yang dialami berat atau berkelanjutan, membutuhkan penanganan medis dari dokter. Sebaiknya segera konsultasi ke dokter apabila buang air besar encer lebih dari empat kali dalam 8 jam, diare terjadi lebih dari tiga hari, anak tampak sakit, muntah cairan kuning atau hijau, demam tinggi, tinja disertai darah, atauj tidak buang air kecil selama 12 jam. Jangan sepelekan diare pada anak, cepat tanggap dalam menangani gangguan ini, termasuk memberikan pilihan makanan untuk anak diare yang tepat, akan sangat membantu pemulihan kesehatan anak.

06 Jan 2018

Pilihan Makanan Yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Pilihan Makanan Yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Pola makan tepat sangat penting untuk penderita diabetes melitus atau sering disebut masyarakat sebagai penyakit gula. Namun yang tidak kalah penting adalah mengetahui pola makan atau pilihan makanan yang dapat menangkal kondisi tersebut.

Diabetes melitus adalah penyakit yang memengaruhi kinerja tubuh dalam memanfaatkan glukosa atau gula darah. Glukosa sangat penting bagi tubuh sebagai sumber energi untuk setiap sel seperti otak, jantung dan otot. Untuk memanfaatkan glukosa, tubuh memerlukan hormon insulin. Namun pada penderita diabetes, tubuh tidak dapat menghasilkan insulin atau insulin tidak dapat berpungsi sebagaimana mestinya.

Pilihan Makanan Yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Jenis-jenis Diabetes

Jika seseorang terkena diabetes, artinya tubuh tidak efektif dalam membakar gula darah menjadi tenaga sehingga berlebihan dalam darah. Hal itu dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius.

Ada dua jenis diabetes, yaitu :

>> Diabetes tipe 1, kondisi tubuh sama sekali tidak memproduksi insulin. Diperkirakan hanya sekitar 10 persen dari kasus diabetes diseluruh dunia
>> Diabetes tipe 2, kondisi tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup agar dapat berpungsi dengan baik. 90 persen penderita diabetes masuk dalam golongan diabetes tipe 2.

Apa saja yang termasuk makanan ramah diabetes ?

Penting bagi penderita diabetes untuk menjaga pola makan sehat yang kaya nutrisi, rendah lemak dan kalori, dengan buah buahan, sayuran, dan biji bijian utuh. Pola makan sangat berperan sangat berperan dalam perkembangan penyakit ini dan efektivitas pengobatan yang dijalani penderita.

Untuk sebagian besar penderita diabetes tipe 2, pengurangan berat badan juga dapat membantu mengendalikan gula darah dan mendatangkan berbagai manfaat kesehatan lain.

Berikut Jenis Makanan Yang Sebaiknya Dikonsumsi

>> Karbohidrat kompleks. Cobalah fokus pada sumber karbohidrat lebih sehat seperti buah buahan, biji bijian utuh, kacang kacangan, dan produk susu rendah lemak. Kurangi karbohidrat rafinasi seperti roti putih dan nasi putih, karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

>> Ikan dan daging tanpa lemak. Kandungan tinggi protein pada daging tidak memengaruhi tingkat gula darah sebagaimana karbohidrat. Ketika dikonsumsi dengan porsi yang cukup. daging ikan, dada ayam tanpa kulit, dan daging rendah lemak menjadi pilihan tepat bagi penderita diabetes.

>> Makanan kaya serat. Serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu mengendalikan tingkat gula darah, seperti sayuran, buah, kacang kacangan, tepung gandum, dan beras dan beras dengan kulit ari.

>> Lemak dan protein sehat. Hindari daging merah dan daging hasil proses. Pola makan yang mengandung kandungan lemak tidak jenuh d apat menurunkan risiko diabetes dan sakit jantung. Minyak kanola dan minyak zaitun merupakan pilihan sumber lemak yang sangat baik, bagaimana lemak dalam alpukat kacang kacangan dan biji bijian.

>> Kayu manis. Rempah ini disebut memiliki efek serupa dengan insulin dan membantu mengurangi tingkat gula darah pada penderita diabetes. Peneliti dijerman dalam sebuah studi menyimpulkan bahwa ekstra kayu manis tampak memiliki efek moderat dalam mengurangi kadar gula darah pada pasien diabetes meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Pengganti Gula dan Pemanis Buatan

Penderita diabetes harus memilih makanan dengan tepat, apalagi yang ada hubungnnya dengan gula atau makanan manis. Tujuannya adalah untuk mengendalikan kadar gula darah agar tidak melonjak. JIka ingin mengonsumsi gula, anda dapat mempertimbangkan zat pengganti gula atau pemanis buatan.

Berbeda dengan gula alami yang merupakan karbohidrat, pemanis buatan sudah dirancang di laboratorium sehingga tidak mengandung kalori dan tidak membuat kadar gula darah menjadi naik.

Beberapa zat pengganti gula atau pemanis buatan yang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah :

>> Aspartam
Bisa ditambahkan pada makanan panas atau dingin, tapi jika ditambahkan pada makanan bersuhu tinggi, rasa aspartam menjadi kurang manis. Meskipun bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes, anda tetap harus mematuhi aturan pakai. Selain itu, ketahui dengan pasti kondisi anda, sebab aspartam berbahaya bagi penderita kelainan genetik seperti fenilketornuria.

>> Advantam
Zat ini biasanya terdapat pada kue, jus buah, sirup, makanan dan minuman ringan. Meski aman untuk penderita diabetes, namun sebaiknya tetap batasi konsumsi pemanas ini.

>> Sakarin
Sakarin bisa ditambahkan pada makanan panas dan dingin. Zat ini boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes tetapi hindari sakarin pada saat hamil dan menyusui.

>> Suklaros
Biasanya terdapat pada makanan yang sudah di proses. Dapat dikonsumsi dalam kondisi dingin atau panas.

>> Acesulfam

Sama seperti sukralos, acesulfam biasa digunakan pada makanan yang sudah diproses seperti di panggang atau dimasak. Zat ini juga dapat digunakan pada makanan panas dan dingin.

Mengendalikan tingkat gula darah bagi penderita diabetes dapat dilakukan dengan cara lebih memerhatikan asupan makanan dan minuman obat. Anda dapat tetap mengonsumsi makanan manis dengan menambahkan pemanis buatan, asalkan tidak berlebihan. Konsultasi ke dokter untuk pola makan yang tepat untuk kondisi anda, termasuk konsumsi obat yang dubutuhkan.

 

25 Dec 2017